Adapun faktor-faktor yang dipertimbangkan dalam meningkatkan kebutuhan gizi pada ibu hamil adalah: 1. Buruknya status gizi ibu 2. Usia ibu yang masih sangat muda 3. Kehamilan kembar 4. Jarak kehamilan yang rapat 5. Tingkat aktivitas fisik yang tinggi 6. Penyakit-penyakit tertentu yang menyebabkan malabsorbsi 7. Ibu hamil sering meminta makanan atau minuman tertentu terutama pada bulan-bulan triwulan pertama. Mereka juga tidak tahan suatu bau-bauan. 4) Tidak ada selera makan (anoreksia) Hanya berlangsung pada triwulan pertama kehamilan, kemudian nafsu makan akan timbul kembali. 5) Payudara membesar, tegang, dan sedikit nyeri, di sebabkan 5. Traktus urinarius • Karena pengaruh desakan hamil muda dan turunnya Perubahan Fisiologis dan Psikologis pada Wanita HamilPage 22 f kepala bayi pada hamil tua terjadi gangguan miksi dalam bentuk sering kencing, desakan tersebut menyebabkan kandung kencing cepat penuh. • Persediaan air seni bertambah 69-70%. Perubahan-perubahan anatomi tersebut meliputi perubahan sistem pencernaan, perubahan sistem perkemihan, dan perubahan sistem musculoskeletal. Perubahan pada sistem perkemihan seperti ibu hamil sering buang air kecil karena adanya desakan oleh fetus yang semakin besar dalam uterus. Memang adakalanya perubahan yang terjadi tak begitu nyaman adalah anamnesis keluhan dan perkembangan yang dirasakan ibu, pemeriksaan fisik, pemeriksaan USG, penilaian risiko kehamilan, KIE pada ibu, dan pemberian vitamin (Wagiyo & Putrono, 2016). 3) Kunjungan ketiga dan ke-empat/K3 dan K4 (Trimester III) Pada masa ini sebaiknya ibu melakukan kunjungan antenatal care setiap Asupan gizi pada ibu hamil dan ibu bersalin sangat penting untuk diperhatikan. Variasi nutrisi yang seimbang dan beragam perlu dikenali dan dipahami oleh para kader pendamping keluarga. Breakout Room Room 1 : makanan yang dihindari oleh ibu hamil Room 2 : zat gizi yang dibutuhkan ibu hamil Room 3 : zat gizi yang dibutuhkan BBL hingga usia 2th Pada pemeriksaan fisik didapatkan hasil muka Ny. N simetris, tidak oedem, pucat. Mata Ny. N simetris, tidak strabismus, sklera putih, konjunctiva pucat. Hal ini sesuai dengan hasil pemeriksaan fisik pada ibu hamil dengan anemia menurut Nursalam (2008) yaitu pada ibu hamil dengan anemia ringan keadaan muka dan konjunctiva pucat. Pemeriksaan Pemeriksaan Fisik Ibu Hamil Pemeriksaan fisik pada ibu hamil difokuskan pada pemeriksaan ginekologi, payudara, abdomen, pemeriksaan panggul, inspeksi luar dan pemeriksaan dalam. 2. Teknik Pemeriksaan ibu hamil Ada beberapa Teknik pemeriksaan fisik ibu hamil yaitu Teknik inspeksi, palpasi dan auskultasi (Deswani, 2019). Education. Pemeriksaan auskultasi pada ibu hamil merupakan pemeriksaan fisik dengan cara mendengarkan bunyi menggunakan stetoskop. Bunyi-bunyi yang dapat terdengar pada saat pemeriksaan auskultasi berasal dari bayi (meliputi bunyi jantung, gerakan, dan bising tali pusat) dan dari ibu (meliputi bising rahim, bising aorta, dan bising usus). S. Dinding vagina akan kembali pada keadaan sebelum hamil dalam waktu 6-8 minggu. Pada saat itu, secara fisik aman untuk memulai hubungan suami istri begitu darah merah telah berhenti dan ibu dapat memasukkan satu atau dua jari ke dalam vagina tanpa rasa nyeri. Kontraksi sesaat sebelum melahirkan ( early labour) Kondisi ini ditandai dengan melebarnya mulut rahim atau serviks. Biasanya, leher rahim atau serviks bisa melebar hingga 0-6 sentimeter (cm). Pada dasarnya, setiap ibu mengalami pertanda mau melahirkan yang berbeda-beda. Beberapa ciri-ciri kontraksi biasanya muncul sebagai berikut. Sementara protein sebagai sumber zat pembangun dapat diperoleh dari daging, ikan, telur, kacang-kacangan, dan sebagai sumber zat pengatur, vitamin dan mineral dapat diperoleh dari buah-buahan dan sayur-sayuran. 3.2 Saran 1. Mahasiswa dapat lebih memahami mengenai nutrisi pada ibu hamil 2. Setelah pengkajian awal, pemeriksaan ulang dijadwalkan secara teratur, yang dapat berbeda-beda tergantung kondisi ibu dan pertumbuhan janin. Untuk detil urutan dan teknik pemeriksaan fisik untuk menilai wanita hamil, lihat pada setiap bab yang membahas khusus mengenai pasien hamil pada buku ini Bagian II. Pertanyaan untuk menguji diri-sendiri 1. KERANGKA ACUAN PEMERIKSAAN IBU HAMIL DIPOSYANDU A. PENDAHULUAN Program pembangunan kesahatan diIndonesia masih diprioritaskan pada upaya peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak,terutama pada kelompok yang paling rentan salah satu kelompok tersebut adalah ibu hamil.Ibu hamil perlu disiapkan seoptimal mungkin secara fisik dan mental selama dr. Nurul Falah. Pemeriksaan fisik genitalia wanita merupakan prosedur yang dilakukan untuk menilai kelainan pada sistem genitalia wanita seperti kanker serviks, klamidiasis, gonorrhea, kista Bartholin, atau dispareunia. Pemeriksaan ini menjadi dasar untuk pemeriksaan lain seperti pengambilan swab vagina, ultrasound vagina, dan histeroskopi. WVoim06.

pemeriksaan fisik pada ibu hamil